Anak Indigo mempunyai karakteristik yang berbeda dan memiliki kemampuan yang lebih melebihi anak seusianya, termasuk diantaranya juga memiliki kemampuan melihat sesuatu dari alam lain (ghaib). Bagi anak indigo, kemampuan seperti ini tidak diperoleh melalui suatu proses belajar tertentu, melainkan menurut sebagian orang karena adanya sesuatu didalam tubuhnya yang disebut aura yang berwarna indigo (nila). Berbicara soal kemampuan manusia terhadap sesuatu, tentunya kita juga harus melihat juga akan kodrat manusia yang serba terbatas atas segala sesuatunya, kecuali manusia pilihan yang telah diberi anugerah atas kehendak dan karunia Allah SWT. Demikian pula soal kemampuan manusia terhadap kepemilikan ilmu pengetahuan, khususnya dalam hal ini pengetahuan yang berkaitan dengan hal-hal ghaib yang lazim dimiliki oleh sebagian anak-anak atau orang Indigo.
Yang Harus Dilakukan Orangtua Terhadap Anak Indigo:
- Hargai keunikan anak dan hindari kritikan negatif.
- Jangan pernah mengecilkan anak.
- Berikan rasa aman, nyaman dan dukungan.
- Bantu anak untuk berdisiplin.
- Berikan mereka kebebasan pilihan tentang apapun.
- Bebaskan anak memilih bidang kegiatan yang menjadi minatnya, karena pada umumnya mereka tidak ingin jadi pengekor.
- Menjelaskan sejelas-jelasnya (masuk akal) mengapa suatu instruksi diberikan, karena mereka tidak suka patuh pada hal-hal yang dianggap mengada-ada.
- Jadikan sebagai mitra dalam membesarkan mereka.
Yang terpenting dalam menangani anak indigo ini adalah bahwa mereka memiliki kesulitan dalam mengendalikan emosinya. Pada beberapa anak, hal ini disebabkan karena permasalahan kecemasan, kemungkinan perilaku obsesif, kompulsif, atau kepanikan yang berlebih (panic attack). Penyebab lain muncul karena mereka berusaha keras untuk belajar dan memahami dengan caranya sendiri yang masih tradisional ataupun kebiasaan rutin. Sehingga tidak jarang bagi mereka akan memiliki perasaan harga diri yang rendah. Terkadang beberapa anak indigo menunjukkan reaksi kemarahan dan depresi. Wallahu a'lam...
sumber : indigo menurut islam.blogspot.com

No comments:
Post a Comment